STIKI Malang menyelenggarakan studi banding ke Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) ITN Malang pada tanggal 20 Maret 2019. Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) ITN Malang merupakan sebuah unit penunjang malang yang berwenang dalam menangani administrasi seputar Hak Cipta atau Paten dari hasil karya penelitian dosen ataupun mahasiswa di ITN Malang. ITN telah mempunyai banyak hasil penelitian yang telah mempunyai hak cipta dan beberapa sudah berhasil dipatenkan.

Adapun beberapa rangkain dari acara ini yaitu Sharing Knowledege dan Diskusi Seputar Hak Cipta dan Hak Paten, Berkunjung ke kantor Setra KI ITN Malang, dan lainnya. Narasumber dari acara ini adalah Kepala Sentra KI ITN Malang yaitu Dr. Dimas Indra Laksmana ST., MT.

Dalam acara ini Dr. Dimas Indra Laksmana ST., MT memberikan tips untuk meloloskan hak paten dari hasil penelitian dosen, untuk kampus IT yang produknya kebanyakan adalah software itu susah untuk menembus paten, sehingga jika ingin menembus hak paten produk tersebut harus disertai wujud fisik atau alat. Beliau juga menjelaskan perbedaan antar Hak Paten (harus ada inovasi baru) dan Hak Cipta(hak sebagai pencipta produk – tidak perlu ada inovasi baru).

Di Stiki Malang untuk saat ini masih belum mempunyai unit Sentra KI, masalah administrasi KI masih ditangani oleh unit LPPM.

Dalam acara ini Kantor Teknologi Informasi (KTI) STIKI Malang mengirim salah satu stafnya, yaitu Muhammad Syafiudin.

“Saya senang dapat mengikuti acara ini, karena wawasan saya menjadi bertambah. Saya jadi mengerti tentang hak paten, hak cipta, dan lainnya. Saya berharap STIKI Malang dapat membangun Sentra KI, sehingga karya-karya dari mahasiswa maupun dosen STIKI dapat dipatenkan.” Kata Syafiudin.